PEMANFAATAN EKSTRAK Sargassum spp. SEBAGAI ANTIMIKROBIA PENYEBAB PENYAKIT KULIT PADA MANUSIA

31140005, GRECIA PERMATASARI CANDRA (2018) PEMANFAATAN EKSTRAK Sargassum spp. SEBAGAI ANTIMIKROBIA PENYEBAB PENYAKIT KULIT PADA MANUSIA. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31140005_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (876kB)
[img] Text (Skripsi Biologi)
31140005_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penyakit kulit pada manusia pada umumnya disebabkan oleh infeksi mikrobia. Beberapa jenis mikrobia yang menyebabkan penyakit pada manusia, diantaranya yaitu Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, dan Candida albicans. Sargassum spp. di Gunungkidul, baik daun lebar maupun daun kecil merupakan salah satu jenis alga yang belum banyak dimanfaatkan, khususnya sebagai anti mikrobia penyebab penyakit kulit pada manusia. Sampling dilakukan pada bulan Januari 2018 di Pantai Sepanjang Gunungkidul Yogyakarta. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan pelarut metanol teknis. Pemisahan senyawa aktif digunakan silica gel column chromatography dengan pelarut n-heksan dan aseton, dengan variasi konsentrasi 0:100, 20:80, 30:70, dan 100:0 untuk sampel Sargassum spp daun lebar, dan konsentrasi 0:100, 25:75, 40:60, dan 100:0 untuk sampel daun kecil. Identifikasi senyawa aktif digunakan beberapa uji senyawa aktif dan GC-MS, sedangkan bioassay digunakan uji anti bakteri dan uji daya hambat Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis, serta uji daya hambat Candida albicans. Hasil skrining menunjukkan bahwa fraksi 2 merupakan fraksi terbaik daun lebar, dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 6,25%, sedangkan fraksi terbaik daun kecil adalah fraksi 1 yang menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acne pada konsentrasi 25%. Hasil GC-MS menunjukkan fraksi daun lebar memiliki 12 senyawa aktif, tiga senyawa yang berpotensi sebagai antimikrobia adalah Decane (CAS) n-Decane, Dodecanoic acid, methyl ester (CAS) Methyl 1, dan Fucosterol, sedangkan fraksi daun kecil memiliki 14 senyawa aktif, dua senyawa yang berpotensi sebagai antimikrobia adalah Dodecanoic acid, methyl ester (CAS) Methyl 1 dan Dodecanoic acid, methyl ester (CAS) Methyl 1.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Antimicroba, GC-MS, Gunungkidul, Skin diseases, Sargassum spp.
Subjects: Q Science > QK Botany
R Medicine > RL Dermatology
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: ms priska lim
Date Deposited: 04 Oct 2020 15:08
Last Modified: 04 Oct 2020 15:08
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/978

Actions (login required)

View Item View Item