ANGKA KEJADIAN POLIFARMASI TERHADAP LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS MINGGIR PADA JANUARI 2016-OKTOBER 2017

41140020, VITO WIDIANTO (2018) ANGKA KEJADIAN POLIFARMASI TERHADAP LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS MINGGIR PADA JANUARI 2016-OKTOBER 2017. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41140020_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41140020_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (834kB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan pertumbuhan jumlah lansia di dunia terbilang pesat, diperkirakan persentase populasi lansia pada tahun 2030 dapat mencapai 56%. Lansia beresiko mengalami polifarmasi akibat banyaknya faktor yang menyebabkan lansia rentan terhadap berbagai penyakit, salah satunya adalah diabetes mellitus. Data Riskesdas pada tahun 2013 menyebutkan bahwa jumlah penderita Diabetes Mellitus mencapai 9.1 juta penduduk, dan sering terjadi pada usia lansia. Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang tidak dapat diobati dan hanya bisa dikontrol menggunakan perubahan pola hidup dan penggunaan obat setiap harinya. Lansia yang mengkonsumsi obat antidiabetik menjadi lebih beresiko terhadap polifarmasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian polifarmasi pada lansia dengan diabetes mellitus dan memberi gambaran mengenai penyakit apa yang sering menyertai dan menimbulkan peresepan polifarmasi. Metode: Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain deskriptif dengan data bersumber dari data sekunder berupa rekam medis lansia dengan diabetes mellitus pada Puskesmas Minggir pada periode Januari 2016-Oktober 2017. Hasil Penelitian: Penelitian mendapatkan hasil dari 328 peresepan pada 49 pasien didapatkan 236 (71.9%) peresepan polifarmasi. Ditemukan dari 236 peresepan polifarmasi, 127 (53.81%) disebabkan oleh hipertensi sebagai penyakit penyerta lansia dengan diabetes mellitus. Kesimpulan: Polifarmasi pada lansia dengan diabetes mellitus mencapai 71.95% dari total peresepan. Penyakit yang paling banyak menyertai diabetes mellitus pada lansia ialah hipertensi.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Polifarmasi, Lansia, Diabetes Mellitus
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran
Depositing User: ms Melania Putri
Date Deposited: 16 Jul 2020 03:25
Last Modified: 16 Jul 2020 03:25
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/932

Actions (login required)

View Item View Item