HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTIK MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN WAGOM, FAKFAK, PAPUA BARAT

41170169, Videl Christin Dijayani Kwando (2022) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTIK MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN WAGOM, FAKFAK, PAPUA BARAT. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41170169_bab1_bab5_daftar pustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41170169_bab2 s.d bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Indonesia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang merupakan daerah endemis dari demam berdarah dengue (DBD). Papua barat menjadi salah satu provinsi didaerah Indonesia Timur yang mempunyai kasus demam berdarah dengue cukup tinggi oleh karena itu penanganan demam berdarah dengue menjadi salah satu program prioritas dari dinas kesehatan provinsi Papua Barat dan Fakfak menjadi salah satu kabupaten yang mempunyai kasus tertinggi DBD. Pengetahuan, sikap dan praktik masyarakat merupakan faktor mempengaruhi kejadian Demam Berdarah sehingga perlu diketahui apakah terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik masyarakat dengan kejadian demam Berdarah. Tujuan: Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik masyarakat dengan kejadian demam berdarah dengue Kabupaten Fakfak Papua Barat Metode Penelitian: Pada penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden 97 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk menilai tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik. Analisis pada penelitian ini menggunakan uji Chi Square, korelasi Spearman dan uji Regresi Logistik . Kelaikan etik diperoleh dari Komisi Etik Penelitian Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana. Hasil Penelitian: Responden berjumlah 97 orang terdiri dari 66 laki-laki dan 31 perempuan. Usia responden rata-rata 26-40 tahun (45.4%), pendidikan terakhir SMA (41%), pekerjaan PNS dan Karyawan Swasta (17.5%), dan memiliki tingkat pengetahuan tinggi (62%), Sikap Positif (83%), Praktik cukup (46.4%). Pada uji chi square dan korelasi spearman didapatkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian DBD dan berkorelasi negatif ( p = 0.003, r= -0.328); Sikap dengan kejadian DBD ( p= 0.001, r = -0.351); Praktik dengan kejadian DBD (p=0.002, r= -0.441). Uji Regresi Logistik menunjukan variabel yang paling berpengaruh secara signifikan dengan kejadian demam Berdarah dengue (DBD) adalah praktik dengan nilai p=0.000 dan OR 0.347. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian demam Berdarah dengue (DBD) di Kelurahan Wagom, Fakfak, Papua Barat. Kata Kunci: Kejadian demam Berdarah dengue (DBD), tingkat pengetahuan, sikap, praktik

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Kejadian demam berdarah dengue (DBD), Tingkat pengetahuan, Sikap, Praktik
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran
Depositing User: Musti Kuardayani, A. Ma. Pust., ST
Date Deposited: 08 May 2022 16:20
Last Modified: 08 May 2022 16:20
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/6799

Actions (login required)

View Item View Item