PEMANFAATAN EKSTRAK KULIT UDANG Litopenaeus vannamei SEBAGAI ALTERNATIF PENURUN GULA DARAH

31160019, Abner Amadeuz Wisaksono (2021) PEMANFAATAN EKSTRAK KULIT UDANG Litopenaeus vannamei SEBAGAI ALTERNATIF PENURUN GULA DARAH. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31160019_bab1_bab5_daftar pustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Biologi)
31160019_bab2 s.d bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Diabetes merupakan penyakit kronis tidak menular yang dibagi menjadi dua, yaitu diabetes tipe I dan II. Diabetes tipe II disebabkan oleh resistensi insulin. Astaxanthin adalah pigmen karotenoid yang merupakan pigmen utama pada limbah kulit udang khususnya Litopenaeus vanamei. Astaxanthin memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi karena struktur molekulernya yang memiliki gugus hidroksil dan keto pada setiap ujung cincin ionon yang mampu menekan stress oksidatif yang disebabkan oleh hiperglikemia pada sel β - pankreas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan ekstrak kulit udang dalam menurunkan kadar glukosa darah pada tikus yang diinduksi Streptozotocin. Udang diperoleh dari budidaya di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta. Ekstraksi kulit udang dilakukan dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Analisis menggunakan kromatografi lapis tipis dan HPLC kemudian dilanjutkan dengan uji spektrofotometri. Uji bioassay dilakukan menggunakan tikus putih Rattus norvegicus yang diinduksi menggunakan Streptozotocin. Ekstrak kasar kulit udang diberikan secara per oral setiap hari selama satu bulan. Pengukuran kadar glukosa darah dilakukan. Rendemen ekstrak yang dihasilkan adalah 0,039%. Uji kromatografi lapis tipis menunjukkan 3 spot dengan dugaan canthaxanthin, astaxanthin monoester, dan β – karoten. Rata – rata hasil kandungan total Astaxanthin paling besar adalah 0,52 mg. Hasil HPLC menunjukkan adanya empat senyawa yang terdeteksi. Uji penurunan kadar glukosa darah pada dosis 37,5 mg/kgBB menunjukkan hasil yang paling baik. Rata – rata kadar glukosa darah dapat diturunkan dari 429,8 mg/dL menjadi 140,6 mg/dL, sehingga memiliki potensi untuk dikembangkan dan digunakan sebagai alternatif pengobatan diabetes.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Antioksidan, Astaxanthin, Glukosa darah, Litopenaeus vannamei, Stress oksidatif
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: Ms Hilaria Fortuna
Date Deposited: 17 Dec 2021 02:00
Last Modified: 17 Dec 2021 02:00
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/6405

Actions (login required)

View Item View Item