PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN B1,B6,DAN B12 SECARA PARENTERAL TERHADAP ANGKA LEUKOSIT DAN LIMFOSIT PADA PASIEN DENGAN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS

41150047, Ester Novitasari (2021) PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN B1,B6,DAN B12 SECARA PARENTERAL TERHADAP ANGKA LEUKOSIT DAN LIMFOSIT PADA PASIEN DENGAN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41150047_bab1_bab5_daftar pustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41150047_bab2 s.d bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Pendahuluan: Penyakit ginjal kronik merupakan penyakit dengan adanya kerusakan struktural atau fungsional ginjal dan/atau penurunan laju filtrasi glomerulus kurang dari 60mL/menit/1,73m2 yang berlangsung lebih dari tiga bulan. Pasien dengan penyakit ginjal kronis pada umumnya mengalami keadaan imunosupresi dan rentan terhadap infeksi. Beberapa penyebabnya adalah adanya abnormalitas pada leukosit polimorfonuklear dan limfosit. Hasil beberapa penelitian menunjukkan bahwa pada pasien yang menjalani hemodialisis didapati kadar vitamin larut air yang rendah. Penurunan angka leukosit juga dapat terjadi akibat penurunan neutrofil dan limfosit yang mungkin disebabkan oleh defisiensi vitamin B6 dan B12 akibat hemodialisis. Tujuan: Mengukur pengaruh pemberian vitamin B1, B6, dan B12 terhadap angka leukosit dan limfosit pada pasien dengan penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan metode kuasi eksperimental design dan rancangan One Group Pretest Posttest, pada 115 pasien yang terpilih. Pasien diberikan vitamin B1, B6, dan B12 secara parenteral setiap kali melakukan hemodialisis yaitu dua kali setiap hemodialisis dalam seminggu dan diberikan selama 1 bulan. Data yang diambil berupa angka leukosit, persentase limfosit pasien, dan konsentrasi absolut limfosit. Intervensi yang diberikan berupa pemberian vitamin B1, B6, dan B12 secara parenteral kepada pasien. Setelah pengambilan data selanjutnya dilihat angka leukosit, persentase limfosit dan konsentrasi absolut limfosit sebelum dan sesudah diberi intervensi kemudian dilihat bagaimana pengaruh pemberian vitamin B1, B6, dan B12 secara parenteral terhadap angka leukosit, persentase limfosit dan konsentrasi absolut limfosit pada pasien yang menjalani hemodialisis. Hasil : Terdapat 115 pasien yang terdiri dari 72 laki-laki (62,6%) dan 43 perempuan (37,4%). Terjadi perubahan rerata angka leukosit secara bermakna pada visit 1-2 dengan p-value = 0.033. Terdapat perubahan yang signifikan pada pengujian data konsentrasi absolut limfosit di visit 1-3 berdasarkan jenis kelamin didapatkan p-value = 0.044. Dan pada persentasae limfosit di visit 1-3 kategori usia didapatkan p-value = 0.004. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian vitamin B1, B6, dan B12 pada pasien penyakit ginjal kronik berupa perubahan rerata angka leukosit secara bermakna pada visit 1-2. Tidak ada perbedaan yang bermakna setelah pemberian vitamin B1, B6, dan B12 terhadap rerata persentase limfosit dan konsentrasi absolut limfosit. Kata kunci : penyakit ginjal kronik, defisiensi vitamin B1, B6, B12, perubahan angka leukosit dan limfosit

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Penyakit ginjal kronik, Defisiensi vitamin B1, B6, B12, Perubahan angka leukosit dan limfosit
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran
Depositing User: Ms Nadya Agatha
Date Deposited: 07 Dec 2021 03:45
Last Modified: 07 Dec 2021 03:45
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/6136

Actions (login required)

View Item View Item