IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY UNTUK PEMODELAN 3 DIMENSI BANGUNAN

22074235, Willi Kristianto (2011) IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY UNTUK PEMODELAN 3 DIMENSI BANGUNAN. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Informatika)
22074235_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (532kB)
[img] Text (Skripsi Informatika)
22074235_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (951kB) | Request a copy

Abstract

Dalam dunia modern, sudah banyak dimanfaatkan berbagai macam interaktifitas komputer terhadap pengguna (manusia), antara lain adalah menggunakan mouse, keyboard, touch screen, track ball, dan sebagainya. Ada sebuah interaksi yang sudah beberapa tahun ini dikembangkan tetapi masih belum banyak digunakan bahkan diketahui, yaitu interaksi dalam Augmented Reality. Augmented Reality (AR) adalah penggabungan dunia nyata dengan benda virtual sehingga seakan-akan benda virtual tersebut hadir secara nyata di dunia nyata. Dalam penelitian ini, penulis akan mencoba mengembangkan sebuah sistem AR berbasis marker (posisi dan orientasi benda virtual ditentukan oleh marker). Sistem ini memungkinkan orang untuk berinteraksi dengan benda virtual yang muncul di dunia nyata (walaupun hanya terlihat di layar monitor komputer). Interaksi yang dibuat di sini adalah interaksi dengan perantaraan marker. Marker yang terlihat (visible) dan yang tidak terlihat (invisible) akan diprogram sedemikian rupa hingga dapat mengontrol dan melakukan transformasi terhadap benda virtual yang dibuat. UKDW Namun, benda virtual tidak dapat dipastikan muncul di setiap kondisi lingkungan. Benda tersebut cenderung muncul pada kondisi lingkungan dengan cahaya yang cukup dan bergantung pada kualitas marker yang dibuat. Dalam penelitian ini, penulis akan menguji keberadaan 5 (empat) buah marker yang memiliki perbedaan kejelasan (kekontrasan) hasil cetak pada sebuah lingkungan yang sama tetapi memiliki penerangan yang berbeda-beda. Dari hasil analisis terhadap penelitian yang dilakukan, ternyata marker dengan hasil cetak paling jelas (tingkat kontras paling tinggi) dapat lebih mudah memunculkan benda virtual. Untuk kondisi penerangan lingkungan, penerangan yang cukup (tidak terlalu gelap dan tidak terlalu terang) membuat sistem lebih mudah untuk memunculkan benda virtual. Hal yang menjadi sangat penting di sini adalah kekontrasan warna antara marker dengan kertas yang digunakan untuk mencetak marker. Semakin kontras perbedaan warna marker dengan kertas, semakin mudah sistem memunculkan benda virtual.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: N Fine Arts > NC Drawing Design Illustration
Q Science > QA Mathematics > QA75 Electronic computers. Computer science
Divisions: Fakultas Teknologi Informasi > Prodi Informatika
Depositing User: Ms Hilaria Fortuna
Date Deposited: 06 Oct 2021 03:14
Last Modified: 06 Oct 2021 03:14
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/5872

Actions (login required)

View Item View Item