TAFSIR ESTETIS TERHADAP KONSEP ELING LAN WASPADA DALAM SERAT KALATIDHA DENGAN KONSEP TAKUT AKAN ALLAH DALAM PENGKHOTBAH 12: 9-14 SERTA RELEVANSINYA BAGI KEHIDUPAN JEMAAT MASA KINI

51110010, Johanes Wibowo (2014) TAFSIR ESTETIS TERHADAP KONSEP ELING LAN WASPADA DALAM SERAT KALATIDHA DENGAN KONSEP TAKUT AKAN ALLAH DALAM PENGKHOTBAH 12: 9-14 SERTA RELEVANSINYA BAGI KEHIDUPAN JEMAAT MASA KINI. Masters thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Tesis Kajian Konflik dan Perdamaian)
51110010_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (741kB)
[img] Text (Tesis Kajian Konflik dan Perdamaian)
51110010_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (880kB) | Request a copy

Abstract

“jamane jaman edan, yen ora ngedan ora keduman, urip ing jaman edan iki kudu tansah eling lan waspada”, begitulah ungkapan yang sering muncul dalam hidup sehari-hari. Ungkapan ini merupakan pethikan dari sebuah mahakarya Pujangga Ronggowarsito yang disebut dengan Serat Kalatidha yang menggambarkan situasi hidup yang pernah dilihat dan dialami oleh Ronggowarsito saat itu. Disebut sebagai jaman edan karena banyak orang (terutama para pemimpin) yang tidak mempedulikan tatanan serta etika hidup sehingga tidak dapat menjadi teladan. Situasi hidup seperti itu membangkitkan hati dan naluri kepujanggaan Ronggowarsito untuk mengangkat ke dalam sebuah surat atau tulisan yang dikemas dalam bentuk tembang macapat jenis sinom. Melalui tembang ini bermaksud memberi nasehat supaya manusia senantiasa ingat akan eksistensinya hidup di dunia karena kebahagiaan sejati manusia dapat dirasakan ketika manusia mampu senantiasa ingat akan eksistensinya. Nasihat “eling lan waspada” yang dikumandangkan oleh Ronggowarsito berkembang menjadi kekayaan bangsa Indonesia (khususnya suku jawa), sehingga dianggap atau dipandang sebagai kata-kata hikmat (local wisdom) yang patut untuk dipegang teguh di dalam menjalani hidup. Keindahan Serat Kalatidha yang merupakan ungkapan pergumulan Ronggowarsito selaras dengan keindahan Kitab Pengkhotbah yang adalah juga merupakan karya sastra hasil pergumulan Pengkhotbah atas realitas hidup yang dihadapi dan dialami. Nasihat “takut akan Allah” dari Pengkhotbah sangat relevan menjawab tantangan hidup pada saat ini yang mana banyak orang jatuh pada kesalehan semu. Agama hanya menjadi simbol pembungkus diri tetapi nilai-nilanya tidak mengejawantah dalam perilaku. Melalui tafsir estetis atas keindahan kedua teks tersebut diharapkan mampu menggugah, menyegarkan dan mendapat makna baru dalam menjalani serta menyikapi hidup saat ini dalam konteks Indonesia khususnya.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Tafsir Estetis, jaman edan, eling lan waspada, Hidup, Takut akan Allah
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
B Philosophy. Psychology. Religion > BS The Bible
G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
G Geography. Anthropology. Recreation > GR Folklore
Divisions: Fakultas Teologi > Magister Kajian Konflik dan Perdamaian
Depositing User: Ms Nadya Agatha
Date Deposited: 03 Jun 2021 03:05
Last Modified: 03 Jun 2021 03:05
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/5557

Actions (login required)

View Item View Item