STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR KAWASAN PESISIR PANTAI KARANGANTU, BANTEN LAMA

31150057, Mika Julisa Siregar (2019) STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR KAWASAN PESISIR PANTAI KARANGANTU, BANTEN LAMA. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31150057_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Biologi)
31150057_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian dilakukan pada kawasan pesisir pantai Karangantu, Banten Lama. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kualitas air pesisir pantai Karangantu dengan menggunakan bioindikator fitoplankton. Melalui penelitian ini diharapkan masyarakat sekitar pesisir pantai Karangantu beserta pemerintah setempat dapat melakukan tindakan dalam melakukan monitoring kawasan pesisir pantai Karangantu. Lokasi pengambilan sampel terbagi atas 5 stasiun yang ditentukan berdasarkan sumber pencemar dan jalur limpasan. Teknik pengambilan sampel air dilakukan dengan menggunakan watersampler yang kemudian disaring dengan menggunakan plankton net. Sampel diawetkan dengan menggunakan formalin 4% kemudian dilakukan identifikasi di laboratorium Universitas Kristen Duta Wacana. Kualitas air yang diukur berupa paramater kecerahan, kekeruhan, padatan terlarut (TDS), padatan tersuspensi (TSS), suhu, salinitas, derajat keasaman (pH), oksigen terlarut (DO), amonia, nitrat, dan fosfat. Pengukuran indeks ekologi menggunakan index diversitas (H’), indeks keseragaman (e), dan indeks dominansi (c) yang berdasar pada metode Shannon-Wiener. Kawasan pesisir pantai Karangantu merupakan kawasan pantai yang didominasi tanaman mangrove. Secara visual terlihat warna air kecoklatan dengan tipe subtrat berlumpur. Eutrofikasi yang terjadi di Pantai Karangantu disebabkan karena adanya kegiatan pertanian, perikanan, dan aktivitas rumah tangga. Ditemukan 2 kelas fitoplankton, 11 famili dan 19 spesies dengan total individu sebesar 233 individu. Hasil menunjukkan berdasarkan index diversitas (H’) stasiun 1 dan 4 dikategorikan sebagai tercemar sedang, sedangkan stasiun 2, 3, dan 5 dikategorikan tercemar berat.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Bioindikator, eutrofikasi, fitoplankton
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QL Zoology
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: Mr Brayen Samuel Paendong
Date Deposited: 27 Mar 2020 13:24
Last Modified: 15 Jun 2021 03:12
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/552

Actions (login required)

View Item View Item