KAJIAN SOSIOLOGIS-TEOLOGIS TENTANG REVITALISASI PERAN PERSEKUTUAN SISWA KRISTEN SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN KRISTIANI TRANSFORMATIF DI SMA BOPKRI 2 YOGYAKARTA

52090045, Jacob Pelamonia (2013) KAJIAN SOSIOLOGIS-TEOLOGIS TENTANG REVITALISASI PERAN PERSEKUTUAN SISWA KRISTEN SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN KRISTIANI TRANSFORMATIF DI SMA BOPKRI 2 YOGYAKARTA. Masters thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Tesis Ilmu teologi)
52090045_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (997kB)
[img] Text (Tesis Ilmu teologi)
52090045_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (831kB) | Request a copy

Abstract

Umumnya sekolah di Indonesia menggunakan pendekatan instruksional yang lebih menekankan aspek kognitif dalam praktek pendidikannya sementara beban kurikulum pendidikan nasional cenderung semakin padat. Hal ini kemudian mempengaruhi kegiatan lain di dalam sekolah termasuk kegiatan rohani seperti Persekutuan Siswa Kristen (PSK) yang pada akhirnya juga cenderung menggunakan pendekatan yang sama. Sejumlah praktisi pendidikan termasuk praktisi pendidikan Kristiani seperti Groome dan Seymour mengatakan bahwa pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Kekurangan aspek-aspek tersebut menyebabkan terjadinya ketidak-seimbangan perkembangan pada siswa yang kemudian berakibat pada kesulitan interaksi siswa dengan lingkungan sosialnya yang pada akhirnya dapat memunculkan permasalahan sosial. Di lain sisi, perkembangan atau modernisasi berlangsung dengan cepat dan terus-menerus yang tentu saja mempengaruhi individu dan organisasi yang ada di dalamnya. Sikap individu terhadap organisasi, termasuk organisi agama, pun mengalami dinamika yang menarik untuk dipahami. Bellah menilik situasi ini dari sudut pandang evolusi agama yang membahas perkembangan agama dan tanggapan manusia terhadap organisasi agama dari era kuno sampai pada era modern yang semakin kompleks. Manusia modern memiliki sikap individualistik yang sangat menonjol, namun di sisi lain tetap menyadari bahwa ia memiliki kebutuhan rohani yang harus dipenuhi. Ia sebenarnya tetap melakukan usaha pencarian rohani untuk menemukan jawaban bagi dirinya, hanya saja bentuknya berbeda dengan usaha pencarian rohani yang dilakukan manusia dalam era-era sebelumnya. Menjadi menarik untuk melihat bagaimana pendekatan pendidikan Kristiani Trasnformatif khususnya pendekatan Shared Christian Praxis (SCP) dapat menjadi pendekatan dalam menjawab permasalahan siswa (individu) pada masyarakat modern ini sekaligus membantu individu melihat pentingnya persekutuan (interaksi sosial) yang ada di sekolahnya. SCP menjadi salah satu cara atau pendekatan pendidikan yang efektif dan komprehensif di dalam mempertemukan siswa secara individu dengan permasalahan dan praktek kehidupannya menuju trasformasi demi terwujudnya Kerajaan Allah di dunia.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan kristiani, Persekutuan, Siswa, SMA Bopkri 2
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology > BV1460 Religious Education
Divisions: Fakultas Teologi > Magister Ilmu Teologi
Depositing User: Ms Hilaria Fortuna
Date Deposited: 08 Jun 2021 00:55
Last Modified: 08 Jun 2021 00:55
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/5508

Actions (login required)

View Item View Item