HUBUNGAN PROFIL CEMARAN KROMIUM DENGAN STRUKTUR KOMUNITAS MOLUSKA DI SUNGAI OPAK

31160058, Geraldine Apriceline Ma'dika (2021) HUBUNGAN PROFIL CEMARAN KROMIUM DENGAN STRUKTUR KOMUNITAS MOLUSKA DI SUNGAI OPAK. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31160058_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (2MB)
[img] Text (Skripsi Biologi)
31160058_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Aktivitas di Kawasan Industri Penyamakan Kulit di Dusun Banyakan, Piyungan dikenal menggunakan logam berat kromium (Cr) dalam proses pembuatan produknya. Hal ini dapat menyebabkan permasalahan serius, karena produk samping pengolahan atau limbah yang dibuang ke badan air Sungai Opak tidak melalui pengolahan yang benar sehingga logam kromium dapat mencemari perairan dan berdampak terhadap struktur komunitas biota didalamnya, salah satunya yaitu moluska. Hal ini dibuktikan setelah dilakukannya penelitian di 16 stasiun uji dengan menganalisis kadar kromium pada komponen utama disepanjang sungai Opak. Dari hasil penelitian, konsentrasi kromium ditemukan dalam air dengan kisaran konsentrasi 0,0004 - 0,975 mg/L dengan rerata konsentrasi sebesar 0,053 mg/L. Konsentrasi kromium juga ditemukan dalam sedimen dengan kisaran 0,0004 - 2,730 mg/L dengan konsentrasi sebesar 1,015 mg/L. Sedangkan pada moluska ditemukan kromium dalam kisaran konsentrasi 0,0004 - 2,761 mg/L dengan rerata sebesar 1,065 mg/L. Spesies Sulcospira testudinaria menjadi spesies dengan konsentrasi kromium tertinggi yaitu sebesar 1,555 mg/L. Dari hasil identifikasi struktur komunitas moluska ditemukan 2 kelas Moluska yaitu Gastropoda dengan 8 famili dan 17 spesies, sementara Bivalvia dengan 2 famili dan 2 spesies. Sedangkan dari hasil uji korelasi antara konsentrasi kromium pada air dan sedimen terhadap konsentrasi kromium pada moluska secara simultan tidak memberikan pengaruh yang siginifikan, dengan nilai signifikasi sebesar 0,587 > probabilitas 0,05. Sedangkan hubungan antara konsentrasi bersifat positif dimana jika konsentrasi kromium di air dan sedimen semakin tinggi, maka konsentrasi kromium di moluska akan semakin tinggi.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Industri Penyamakan Kulit, Bioakumulasi, Konsentrasi Kromium, Komunitas Moluska
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Q Science > QC Physics
Q Science > QD Chemistry
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: mrs Dhian Saraswati
Date Deposited: 05 May 2021 01:50
Last Modified: 05 May 2021 01:50
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/5235

Actions (login required)

View Item View Item