POTENSI AMPAS TEBU, DAUN PISANG KERING, DAN LIMBAH KAPAS SEBAGAI PELENGKAP MEDIA JERAMI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS JAMUR MERANG (Volvariella volvacea)

31160035, Lasjamsen (2021) POTENSI AMPAS TEBU, DAUN PISANG KERING, DAN LIMBAH KAPAS SEBAGAI PELENGKAP MEDIA JERAMI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS JAMUR MERANG (Volvariella volvacea). Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31160035_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (2MB)
[img] Text (Skripsi Biologi)
31160035_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Jamur merang (Volvariella volvacea) umumnya dikenal sebagai jamur jerami atau paddy straw mushroom sebab mampu tumbuh dengan baik pada substrat jerami yang banyak dihasilkan dari lahan pertanian, karena jamur merang bersifat saprofitik dengan cara memperoleh nutrisi dari bahan organik seperti jerami, ampas tebu, daun pisang kering dan kapas. Jamur merang membutuhkan nutrisi dalam bentuk selulosa, hemiselulosa dan lignin untuk dapat melakukan pertumbuhan. Kualitas media yang baik sangat berpengaruh terhadap produktivitas tumbuh jamur merang, semakin baik media akan turut meningkatkan kualitas produksi, ekonomi dan nilai gizi pada jamur merang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan media ampas tebu, daun pisang kering dan kapas pada media utama jerami yang paling efektif dengan perbandingan yaitu sebanyak 750 gr, 500 gr, dan 250 gr. Pada penelitian ini menggunakan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 3 kali pengulangan dan kemudian data di analisis statistik menggunakan uji one way ANOVA serta uji lanjutan berupa LSD pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan produktivitas jamur merang yang signifikan akibat penambahan media yang berbeda yaitu pada parameter kecepatan pertumbuhan miselium, jumlah tubuh buah dan berat kering sedangkan pada parameter berat basah dan efisiensi biologi tidak terdapat perbedaan produktivitas yang signifikan. Media limbah kapas dan jerami dengan perbandingan (50%:50%) memberikan hasil yang paling baik terhadap kecepatan pertumbuhan miselium, jumlah tubuh buah dan berat kering dengan hasil beda nyata sedangkan pada berat basah dan efisiensi biologi memberikan hasil yang tidak berbeda nyata.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Jamur Merang, Jerami, Pengomposan, Produktivitas
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QK Botany
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: mrs Dhian Saraswati
Date Deposited: 29 Apr 2021 01:38
Last Modified: 29 Apr 2021 01:38
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/5221

Actions (login required)

View Item View Item