PENGARUH EKSTRAK YEAST TERHADAP PRODUKSI SAPONIN PADA KULTUR KALUS GINSENG JAWA (Talinum paniculatum Gaertn)

31160028, Amelia Dena (2021) PENGARUH EKSTRAK YEAST TERHADAP PRODUKSI SAPONIN PADA KULTUR KALUS GINSENG JAWA (Talinum paniculatum Gaertn). Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31160028_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Biologi)
31160028_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Ginseng jawa (Talinum paniculatum Gaertn) merupakan tanaman yang dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional masyarakat Indonesia. T. paniculatum berkhasiat dalam meningkatkan nafsu makan dan afrodisiaka. Berdasarkan pengujian fitokimia yang sudah pernah dilakukan pada penelitian terdahulu, T. paniculatum memiliki senyawa saponin. Upaya untuk meningkatkan produksi saponin pada T. paniculatum diperlukan metode yang efektif. Elisitasi menjadi metode yang efektif untuk dapat meningkatkan produksi saponin pada T. paniculatum melalui kultur in vitro. Ekstrak yeast umum digunakan sebagai elisitor karena kemampuannya dalam memproduksi metabolit sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi elisitor ekstrak yeast (0.025%, 0.05%, 0.075%, 0.1%, dan 0.5%) dan waktu inkubasi (1, 2, dan 3 minggu) terhadap pertumbuhan kalus dan produksi saponin dari kultur kalus daun T. paniculatum melalui kultur in vitro. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media MS (Murashige and Skoog) dengan penambahan kombinasi zat pengatur tumbuh 2,4-D 2 mg/L dengan kinetin 3 mg/L. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi saponin adalah KLT (Kromatografi Lapis Tipis). Hasil menunjukkan bahwa perlakuan elisitor ekstrak yeast dan waktu inkubasi dapat mempengaruhi pertumbuhan kalus T. paniculatum melalui rerata berat kering kalus pada kontrol (0.052 %) yang lebih kecil dibandingkan dengan perlakuan yang diberi elisitor (0.052% - 0.066%). Perlakuan elisitor ekstrak yeast pada konsentrasi 0.075% dengan waktu inkubasi 3 minggu menghasilkan luas noda saponin tertinggi yaitu 0.549 cm2 dan berdasarkan skoring warna memiliki warna sampel yang pekat yaitu 5 dari 5.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Talinum paniculatum Gaertn, Saponin, Elisitor, Ekstrak yeast
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QK Botany
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: mrs Dhian Saraswati
Date Deposited: 29 Apr 2021 01:33
Last Modified: 29 Apr 2021 01:33
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/5219

Actions (login required)

View Item View Item