PERANCANGAN CULTURAL CENTER DENGAN MENGADAPTASI FESTIVAL BUDAYA LEMBAH BALIEM DI WAMENA DISTRIK WALESI KABUPATEN JAYAWIJAYA PAPUA

61140036, Joevdian Gerard Ratumbanua (2021) PERANCANGAN CULTURAL CENTER DENGAN MENGADAPTASI FESTIVAL BUDAYA LEMBAH BALIEM DI WAMENA DISTRIK WALESI KABUPATEN JAYAWIJAYA PAPUA. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Arsitektur)
61140036_bab1_bab5_daftar pustaka.pdf

Download (7MB)
[img] Text (Skripsi Arsitektur)
61140036_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (25MB) | Request a copy

Abstract

Wamena (Lembah Baliem) merupakan ibu kota Kabupaten Jayawijaya yang terletak di Provinsi Papua. Wamena sejak tahun 1980-an telah menjadi salah satu daerah tujuan wisata baik bagi wisatawan asing maupun domestik. Wamena menawarkan beragam tempat tujuan wisata baik wisata alam dan budaya contohnya Festival Budaya Lembah Baliem, Mumi Aikama, Pasir Putih Wamena, Pendakian Pegunungan Jayawijaya, Telaga Biru, dan lain-lain. Dari tujuan wisata yang ada di Kabupaten Jayawijaya, Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) adalah tujuan wisata dengan tingkat kunjungan yang paling banyak dikunjungi. Sebagai salah satu ikon budaya bagi masyarakat Jayawijaya FBLB semakin gencar dan selalu di perkenalkan kepada dunia luar oleh pemerintah, pada presentasenya tiap tahun Festival Budaya Lembah Baliem menyumbang hampir 80-90 persen wisatawan. Festival Budaya Lembah Baliem merupakan pagelaran budaya yang diselenggarakan satu tahun sekali di bulan Agustus dan berlangsung selama 7 hari serta menampilkan atraksi perang-perangan antara suku Dani, Lani, dan suku Yali. FBLB pertama kali diselenggarakan pada tahun 1989 dan berlangsung sampai sekarang. FBLB masuk ke dalam 10 besar kalender destinasi wisata di Indonesia serta menarik kunjungan wisatawan yang mencapai kurang lebih 40.000 tiap tahunnya. Dalam hal ini FBLB merupakan pusat kunjungan wisatawan di Wamena, namun FBLB belum memenuhi standar fasilitas, kapasitas, dan belum memiliki bangunan yang bernuansa tradisional. Perancangan Cultural Center bertujuan sebagai wadah kebudayaan bagi masyarakat lokal serta menyelesaikan permasalahan fasilitas dan kapasitas dengan menambahkan nuansa lokal dengan penerapan Arsitektur Neo Vernakular pada desain Cultural Center yang dapat mendukung aktivitas pariwisata yang ada di Kabupaten Jayawijaya.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Wamena, Lembah Baliem, Cultural Center, Arsitektur Neo Vernakular
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
N Fine Arts > NA Architecture
N Fine Arts > NX Arts in general
Divisions: Fakultas Arsitektur dan Desain > Prodi Arsitektur
Depositing User: Mrs Dhian Widyaningrum
Date Deposited: 14 Apr 2021 01:38
Last Modified: 14 Apr 2021 01:38
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/5194

Actions (login required)

View Item View Item