PENDAMPINGAN DAN KONSELING PASTORAL PRANIKAH BAGI CALON PASANGAN YANG PERNAH BERCERAI DAN AKAN MENIKAH KEMBALI

01160058, Anastasia Maria Nandra Jovita (2021) PENDAMPINGAN DAN KONSELING PASTORAL PRANIKAH BAGI CALON PASANGAN YANG PERNAH BERCERAI DAN AKAN MENIKAH KEMBALI. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Teologi)
01160058_bab1_bab5_daftar pustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Teologi)
01160058_bab2-s.d-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Perceraian adalah sebuah realitas kehidupan sehari-hari yang tidak bisa disangkal lagi. Kendatipun demikian, sikap gereja terhadap perceraian belum sepenuhnya jelas. Saat ini banyak gereja diperhadapkan pada permohonan pernikahan kembali dari warga jemaatnya yang pernah bercerai. Dalam rangka menolong orang-orang yang menikah kembali ini, Norman Wright mengemukakan suatu konsep 3R yang terdiri dari Resolve, Rebuild dan Relink. Konsep 3R dapat digunakan oleh gereja dalam menolong setiap pasangan yang akan menikah kembali. Dalam konsep 3R tersebut, dimana pasangan yang akan menikah kembali tidak hanya dipersiapkan untuk membina rumah tangganya yang baru tetapi juga menolong pasangan dalam menyelesaikan permasalahan di masa lalu pada pernikahan sebelumnya. Dalam skripsi ini, penyusun melakukan penelitian terhadap empat orang informan yang sudah menjalani katekisasi pernikahannya yang kedua. Dari hasil penelitian yang didapatkan, penyusun mendapatkan suatu informasi bahwa di dalam menjalani katekisasi pernikahan yang kedua gereja kurang memberikan perhatian dalam memulihkan permasalahan yang terjadi pada pernikahan sebelumnya. Gereja tidak berfokus pada masa lalu pernikahan dari masing-masing informan tetapi gereja hanya berfokus dalam mempersiapkan rumah tangga yang baru bagi setiap informan. Masih adanya permasalahan di masa lalu pada pernikahan sebelumnya yang belum terselesaikan sehingga memberikan dampak bagi kehidupan rumah tangga baru yang akan dibangun. Dari realitas di atas, penyusun melihat pentingnya gereja bersikap jernih terhadap perceraian. Gereja perlu menyadari dan bersikap terbuka terhadap kasus perceraian yang terjadi di dalam kehidupan jemaatnya, karena hal tersebut tidak dapat dipungkiri dapat terjadi. Karena orang yang mengalami perceraian sangat membutuhkan pertolongan. Pertolongan ini dapat dilakukan oleh seorang pendeta, terlepas dari pendeta pro atau kontra terhadap perceraian, pendeta lah yang menjadi tokoh utama dalam semua tugas-tugas gereja, termasuk dalam pendampingan pastoral pernikahan bagi pasangan yang menikah kembali dengan latar belakang bercerai.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Perceraian, Pernikahan kembali, Katekisasi pranikah
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi
Depositing User: Mrs Dhian Widyaningrum
Date Deposited: 25 Mar 2021 01:21
Last Modified: 25 Mar 2021 01:21
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/5050

Actions (login required)

View Item View Item