HUBUNGAN DIABETES MELLITUS DENGAN GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN POST-STROKE ISKEMIK DI RS BETHESDA

41130098, SATRIANTI TOTTING (2017) HUBUNGAN DIABETES MELLITUS DENGAN GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN POST-STROKE ISKEMIK DI RS BETHESDA. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41130098_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41130098_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pendahuluan: Lebih dari setengah pasien post stroke mengalami gangguan fungsi kognitif. Adanya gangguan fungsi kognitif pada pasien post stroke tentunya dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Penelitian mengenai dampak gangguan kognitif pada stroke masih rendah. Diabetes mellitus merupakan salah satu faktor risiko stroke sekaligus faktor risiko terjadinya gangguan fungsi kognitif. Tujuan penelitian adalah untuk mengukur pegaruh diabetes mellitus memiliki terhadap gangguan fungsi kognitif pada pasien post stroke iskemik. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Data diambil dengan melakukan pengukuran fungsi kognitif pasien post stroke iskemik menggunakan instrumen MoCA-INA dan CDT, data sekunder diambil dari Stroke Registry dan rekam medis di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta pada tahun 2010-2017. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat, kemudian dilanjutkan dengan uji chi-square test untuk analisis bivariat, serta regresi logistik untuk analisis multivariat. Hasil: Dari 110 subjek penelitian terdapat 72 (65.45%) pasien laki-laki dan 38 (34.54%) pasien perempuan. Pasien dengan gangguan fungsi kognitif (MoCA-INA < 26 dan CDT > 1) sebanyak 75 (68.2%) pasien dan fungsi kognitif baik (MoCA-INA >= 26 dan CDT = 1) sebanyak 35 (31.8%) pasien. Analisis bivariat menunjukkan bahwa diabetes mellitus tidak berhubungan dengan gangguan fungsi kognitif post stroke iskemik (OR: 1.506, 95% CI: 0.654-3.466, p: 0.334). Analisis multivariat dengan regresi logistik didapatkan usia, onset, serangan stroke berulang, lesi temporal dan parietal sebagai faktor yang paling berpengaruh terhadap terjadinya gangguan fungsi kognitif post stroke iskemik. Kesimpulan: Diabetes mellitus tidak mempengaruhi terjadinya gangguan fungsi kognitif post stroke iskemik.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Stroke iskemik, gangguan fungsi kognitif post stroke iskemik, diabetes mellitus, MoCA-INA, CDT
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
Divisions: Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran
Depositing User: ms priska lim
Date Deposited: 29 Jan 2021 03:48
Last Modified: 29 Jan 2021 03:48
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/4852

Actions (login required)

View Item View Item