PENGARUH PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (CuT-380A) TERHADAP GANGGUAN MENSTRUASI DI KLINIK BHAYANGKARA POLRESTA SURAKARTA

41130075, DEVINA SAPTIKA SETIYONO (2017) PENGARUH PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (CuT-380A) TERHADAP GANGGUAN MENSTRUASI DI KLINIK BHAYANGKARA POLRESTA SURAKARTA. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41130075_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (663kB)
[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41130075_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang : Indonesia merupakan urutan negara ke-empat di dunia dengan jumlah penduduk terbanyak. Alat kontrasepsi dalam rahim atau yang lebih dikenal dengan Intrauterin Device (IUD) jenis CuT 380A adalah salah satu alat kontrasepsi yang digunakan di Indonesia. IUD memiliki kekurangan salah satunya adalah terjadinya gangguan menstruasi. Gangguan menstruasi yang terjadi dapat dilihat dari perubahan siklus menstruasi, lama menstruasi, jumlah darah menstruasi dan nyeri menstruasi. Tujuan Penelitian : Mengetahui perbedaan kejadian gangguan menstruasi sebelum dan setelah pemasangan IUD jenis CuT-380A serta untuk mengidentifikasi kejadian gangguan menstruasi yang paling banyak terjadi pada pengguna IUD CuT-380A. Metode dan Subyek Penelitian : Desain penetian pra-eksperimental dengan metode one group pre and post test. Populasi penelitian adalah semua pasien wanita di Klinik Bhayangkara Polresta Surakarta yang menggunakan alat kontrasepsi IUD pada bulan Oktober 2016 hingga April 2017 dengan metode purposive random sampling dan didapatkan 105 sampel. Hasil penelitian : Setelah penggunaan IUD siklus menstruasi memendek (28,81 hari menjadi 28,12 hari), lama perdarahan saat menstruasi menjadi memanjang (5,63 hari menjadi 6,68 hari), banyak darah menstruasi bertambah (3,67 pad/hari menjadi 3,70 pad/hari), lama nyeri menstruasi bertambah (0 hari menjadi 0,51 hari). Jenis gangguan menstruasi yang terbanyak adalah hipermenorea. Kesimpulan : Terdapat perbedaan siklus menstruasi (p=0,023), lama perdarahan saat menstruasi (p=0,000), jumlah darah saat menstruasi (p=0,000) dan lama nyeri saat menstruasi (p=0,000). Jenis gangguan menstruasi terbanyak pada penggunaan IUD CuT-380A adalah jumlah perdarahan menstruasi yang memanjang (hipermenorea).

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: IUD CuT-380A, lama siklus menstruasi, lama perdarahan menstruasi, banyak darah menstruasi, lama nyeri menstruasi
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran
Depositing User: ms priska lim
Date Deposited: 21 Jan 2021 02:07
Last Modified: 21 Jan 2021 02:07
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/4833

Actions (login required)

View Item View Item