KONSELING PASTORAL YANG DILAKUKAN PERAWAT TERHADAP PASIEN DI RUANG RAWAT INAP (H, B, F, I DAN III) RS BETHESDA YOGYAKARTA

01031931, MARTGARETHA SANTYANINTA (2011) KONSELING PASTORAL YANG DILAKUKAN PERAWAT TERHADAP PASIEN DI RUANG RAWAT INAP (H, B, F, I DAN III) RS BETHESDA YOGYAKARTA. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Teologi)
01031931_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (763kB)
[img] Text (Skripsi Teologi)
01031931_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (595kB) | Request a copy

Abstract

Saat memasuki lorong-lorong rumah sakit di ruang rawat inap, akan tercium dengan jelas aroma obat-obatan, suara-suara orang merintih kesakitan, atau mata kita akan menatap orang-orang yang sedang terbaring lemah tak berdaya di atas tempat tidur, menahan rasa sakit, rasa khawatir dan cemas juga terlihat jelas di raut wajah keluarga yang sedang menunggu pasien yang sedang sakit. Akan ada banyak hal yang bisa kita temui di ruang rawat inap, dan yang akan sering kita jumpai di rumah sakit beraroma “penderitaan” meskipun tidak selalu seperti itu karena ada juga pasien yang bergembira karena anaknya sudah lahir dengan selamat, pasien yang sudah dinyatakan sembuh dan segera diijinkan pulang. Penderitaan tersebut dapat dikarenakan harus menahan rasa sakit/berjuang melawan penyakit yang menggerogoti tubuh pasien, penderitaan karena tidak merasa nyaman di rawat di rumah sakit, segala sesuatu harus di atur oleh perawat dan dokter dimana hal tersebut tidak bisa berjalan sesuai kehendak kita. Tidak hanya pasien yang mengalami penderitaan tetapi juga keluarga pasien pun ikut merasakan penderitaan, kekhawatiran, kegelisahan meliputi pikiran keluarga pasien karena memikirkan kondisi pasien yang berjuang dengan rasa sakitnya. Mereka yang sedang berjuang melawan rasa sakit, menghadapi penderitaan, melawan kekhawatiran dan kegelisahan batin membutuhkan orang lain yang mampu membantu pasien dan keluarganya dari belenggu tersebut dan mendorong atau memotivasi pasien serta keluarga untuk berjuang menghadapi semua ini. Selama ini kita melihat perawat sebagai sosok yang senantiasa hadir dan membantu pasien selama di rawat di ruang rawat inap, seperti misalnya memasang dan mengganti infus, menyuntik pasien, mengukur suhu tubuh, memandikan pasien dan lain-lain. Seringkali kita melihat perawat hanya sebagai sosok yang bertugas merawat kesehatan pasien atau terkait dengan kondisi fisik pasien dan tidak lebih dari itu. Tulisan ini ingin menunjukkan peran perawat di RS Bethesda yang tidak hanya sekedar membantu pasien dari segi fisik atau perawat yang hanya merawat segi fisik pasien tetapi perawat yang berusaha merawat pasien tidak hanya segi fisik tapi juga segala aspek.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Konseling pastoral, Perawat, RS Bethesda
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi
Depositing User: Ms Lea Destiany
Date Deposited: 21 May 2021 02:11
Last Modified: 21 May 2021 02:11
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/4696

Actions (login required)

View Item View Item