PENDIDIKAN PERDAMAIAN UNTUK REMAJA GEREJA MASEHI INJILI DI TIMOR WILAYAH BAKUNASE DALAM RANGKA MENGATASI FENOMENA PERKELAHIAN REMAJA

50070221, MERENSIANA HALLE (2011) PENDIDIKAN PERDAMAIAN UNTUK REMAJA GEREJA MASEHI INJILI DI TIMOR WILAYAH BAKUNASE DALAM RANGKA MENGATASI FENOMENA PERKELAHIAN REMAJA. Masters thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Tesis Ilmu Teologi)
50070221_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Tesis Ilmu Teologi)
50070221_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Fenomena kekerasan remaja yang terjadi di kota Kupang menjadi pergumulan Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) sebagai perpanjangan tangan Tuhan dalam mewujudkan perdamaian di tengah-tengah dunia. Kebiasaan remaja dalam menyelesaikan persoalan dengan perkelahian atau cara kekerasan dipengaruhi oleh pola asuh dalam keluarga, tuntutan teman sebaya, kebingungan identitas remaja. Berbagai pengaruh ini terpilin dalam diri remaja sehingga membuat remaja berpikir bahwa kekerasan merupakan hal yang wajar sebagai solusi persoalan. Mereka merasa percaya diri jika bisa berkelahi. Bahkan berkelahi dipandang sebagai upaya untuk membela diri atau mempertahankan harga diri. Remaja yang hidup dengan kebiasaan berkelahi ini mengetahui bahwa kebiasaan tersebut bertentangan dengan iman Kristiani tapi dalam tindakannya mereka belum dapat berhenti dari kebiasaan itu. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan dalam hidup beriman dimana remaja kurang bisa mendialogkan pengalamannya dengan iman Kristiani. Persoalan remaja dalam mendialogkan pengalaman kekerasan dengan iman dapat dipahami karena mereka masih labil atau berada pada masa peralihannya. Mereka membutuhkan pegangan nilai yang pasti melalui refleksi atau penghayatan hidup yang dilakukan sendiri untuk menemukan pegangan nilai sebagai dasar dalam bertindak, dengan kata lain disebut konasi. Proses inilah yang mesti diperhatikan oleh gereja. Dalam menghadapi fenomena ini GMIT perlu menyelenggarakan pendidikan Kristiani perdamaian untuk remaja. Remaja dituntun untuk mendialogkan pengalaman dengan iman Kristiani sehingga dapat menghadapi persoalan dengan cara tanpa kekerasan demi terwujud pemerintahan Allah di dunia yang ditandai dengan terciptanya perdamaian atau berhentinya kebiasaan berkelahi. Pendekatan Shared Christian Praxis yang memiliki Visi terwujudnya pemerintahan Allah dan menekankan dialog antara pengalaman dan iman Kristiani demi pertumbuhan iman dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk mendukung pendidikan perdamaian untuk remaja di Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT).

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Perkelahian remaja, Gereja, Konflik
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology > BV1460 Religious Education
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Teologi > Magister Ilmu Teologi
Depositing User: Ms Lea Destiany
Date Deposited: 24 May 2021 02:16
Last Modified: 24 May 2021 02:16
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/4660

Actions (login required)

View Item View Item