PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI LARVASIDA TERHADAP MORTALITAS LARVA Aedes aegypti

31081163, ERREN MEHIDYASTUTI (2012) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI LARVASIDA TERHADAP MORTALITAS LARVA Aedes aegypti. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31081163_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Biologi)
31081163_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Di Indonesia Deman Berdarah Dengue (DBD) telah menjadi masalah kesehatan masyarakat selama 41 tahun terakhir. Penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue, ditularkan ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi. Pengendalian yang paling populer saat ini adalah pengendalian secara kimiawi dengan sasaran nyamuk atau larva. Namun hal ini mempunyai dampak negatif antara lain pencemaran lingkungan, kematian predator, resistensi serangga sasaran, dapat membunuh hewan piaraan, bahkan mengganggu kesehatan manusia. Larvasida yang merupakan salah satu insektisida sebagai alternatif pengendalian demam berdarah dapat ditemukan dalam tumbuhan yang didalamnya terkandung senyawa golongan sianida, saponin, tanin, flavonoid, alkaloid, steroid dan minyak atsiri. Salah satu bagian tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai larvasida adalah biji pepaya (Carica papaya L.). Penelitian uji ekstrak biji Carica papaya L. sebagai larvasida dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Dilakukan uji ekstrak biji Carica papaya sebagai larvasida terhadap larva Aedes aegypti instar III dengan menggunakan 5 konsentrasi ekstrak (1100 ppm, 1375ppm, 1650 ppm, 1925 ppm dan 2200 ppm) dengan 4 replikat dan sebagai kontrol digunakan air sumur. Pengamatan dilakukan tiap 4 jam sekali selama 24 jam dan dicatat rata-rata mortalitas tiap jam pengamatan kemudian dianalisis menggunakan ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%. Dari hasil penelitian diketahui bahwa terjadi mortalitas pada larva yang diberi penambahan ekstrak Carica papaya, ini membuktikan bahwa pemberian ekstrak biji Carica papaya berpengaruh terhadap mortalitas larva. Peningkatan konsentrasi juga mempengaruhi peningkatan rata-rata mortalitas larva. Pada penelitian ini terjadi mortalitas sebesar 66-100%, dan konsentrasi tertinggi sebesar 2200 ppm mengakibatkan mortalitas tertinggi.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Larva Aedes aegypti, Larvasida, Ekstrak Biji Pepaya Carica papaya L.
Subjects: Q Science > QK Botany
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: Ms Lea Destiany
Date Deposited: 10 Mar 2021 01:31
Last Modified: 10 Mar 2021 01:31
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/4229

Actions (login required)

View Item View Item