PERAN LUBANG RESAPAN BIOPORI TERHADAP KECEPATAN INFILTRASI AIR DAN KEANEKARAGAMAN MAKROINVERTEBRATA TANAH

31081158, MEGAWATI MAHAR (2012) PERAN LUBANG RESAPAN BIOPORI TERHADAP KECEPATAN INFILTRASI AIR DAN KEANEKARAGAMAN MAKROINVERTEBRATA TANAH. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31081158_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Biologi)
31081158_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB) | Request a copy

Abstract

Lubang resapan biopori adalah metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi banjir dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah. Penelitian dilakukan pada tanah halaman di Baciro, Yogyakarta. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengetahui laju infiltrasi air dan keanekaragaman makroinvertebrata tanah pada Lubang Resapan Biopori. Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai Mei 2012. Dilakukan pengukuran kecepatan infiltrasi air. Pengukuran ini dilakukan dengan cara membuat lubang pada tanah halaman yang belum mengalami perlakuan Lubang Resapan Biopori, kemudian dimasukkan air dan segera diamati laju infiltrasi air. Setelah 1 bulan, tanah dengan Lubang Resapan Biopori juga diamati laju infiltrasi air. Lubang Resapan Biopori dibuat sebanyak 15 buah pada tanah halaman, kemudian diisi dengan sampah organik domestik yang sebelumnya telah dicampur dengan larutan Stardec, didiamkan selama 1 bulan lalu diambil untuk diekstraksi dengan corong Barlese Tullgren. Pengamatan makroinvertebrata tanah dilakukan dengan mikroskop binokuler dan identifikasinya menggunakan buku Pengenalan Serangga karangan Borror dan Kunci Determinasi Serangga, penerbit Kanisius. Dari hasil penelitian, Lubang Resapan Biopori meningkatkan laju infiltrasi air sebanyak dua kali lipat, dari 0,16 (lt/mnt) hingga 0,32 (lt/mnt). Lubang Resapan Biopori mampu meningkatkan keanekaragaman jenis makro invertebrata tanah dari 39 individu hingga 997 individu. Nilai indeks diversitas pada lubang yang sudah mengalami perlakuan biopori lebih tinggi (9,69), dibandingkan dengan sebelum perlakuan biopori (7,54). Semakin tinggi nilai indeks diversitasnya maka semakin beragam jenis makroinvertebrata tanah yang terdapat di lokasi tersebut. Indeks similaritas antara lubang sebelum perlakuan biopori dan lubang sesudah perlakuan biopori sebesar 0,46. Hal ini menunjukkan tingkat kemiripan yang rendah antara tanah sebelum perlakuan biopori dengan tanah sesudah perlakuan biopori. Rendahnya tingkat kemiripan ini dikarenakan keanekaragaman jenis pada lubang sebelum perlakuan biopori dengan lubang setelah perlakuan biopori sangat berbeda.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Biopori, Makroinvertebrata
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: Ms Lea Destiany
Date Deposited: 10 Mar 2021 01:42
Last Modified: 10 Mar 2021 01:42
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/4226

Actions (login required)

View Item View Item