PENGARUH KONSENTRASI CRUDE EXTRACT BUAH PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP MORTALITAS LARVA Aedes aegypti

31160002, Dyah Kusumasari (2020) PENGARUH KONSENTRASI CRUDE EXTRACT BUAH PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP MORTALITAS LARVA Aedes aegypti. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31160002_Bab1_Bab5_Daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Biologi)
31160002_Bab2-sd-Bab4_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penggunaan biolarvasida adalah salah satu upaya pengendalian vektor yang dapat dibuat dari berbagai tanaman, salah satunya Carica papaya yang tersedia melimpah dan murah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan crude extract buah pepaya sebagai biolarvasida, mengetahui pengaruh konsentrasi terhadap mortalitas larva, dan menentukan konsentrasi yang paling efektif sebagai biolarvasida. Ra0ncangan penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), dianalisis dengan Uji One Way ANOVA dan dilakukan uji lanjutan Post Hoc. Buah pepaya muda diambil di wilayah Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman dikeringkan dan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian diuji tingkat mortalitasnya pada larva Aedes aegypti instar III dengan konsentrasi 0,5%, 1%, 2%, 3%, dan 4%. Kandungan senyawa fitokimia dianalisis secara kualitatif untuk senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid dan secara kuantitatif dengan GC-MS. Parameter yang diuji adalah tingkat mortalitas larva, nilai LC50 dan LC90. Kandungan senyawa fitokimia dalam crude extract, parameter fisik larutan uji, serta morfologi larva setelah uji bioassay. Hasil didapatkan bahwa crude extract buah pepaya dapat berperan sebagai biolarvasida dengan mortalitas berkisar antara 51% - 94% dan konsentrasi yang efektif membunuh larva ditemukan pada konsentrasi 3% pada waktu 24 jam. Terdapat perbedaan mortalitas berdasar konsentrasi dan lama waktu pengujian bahwa semakin besar konsentrasi dan semakin lama waktu pengujian, jumlah mortalitasnya juga semakin besar. Melalui hasil fitokimia secara kualitatif dan kuantitatif dapat diketahui bahwa dalam crude extract buah pepaya terkandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan steroid. Parameter fisik larutan uji tidak mempengaruhi mortalitas larva. Morfologi larva pada larutan crude extract mengalami perubahan warna dan bentuk.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Aedes aegypti, buah pepaya, crude extract, maserasi, mortalitas
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QK Botany
Q Science > QL Zoology
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: Mr Brayen Samuel Paendong
Date Deposited: 13 Oct 2020 07:05
Last Modified: 08 Jun 2021 02:29
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/4128

Actions (login required)

View Item View Item