PENGARUH PENGOMPOSAN AMPAS TEBU SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF DAN PENGARUHNYA TERHADAP PRODUKTIVITAS JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus)

31160044, Claresta Erlinda (2020) PENGARUH PENGOMPOSAN AMPAS TEBU SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF DAN PENGARUHNYA TERHADAP PRODUKTIVITAS JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus). Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31160044_Bab1_Bab5_Daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Biologi)
31160044_Bab2-sd-Bab4_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu bahan pangan kaya nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Tingginya permintaan akan jamur tiram mendorong petani jamur untuk dapat menghasilkan jamur tiram lebih banyak dengan kualitas yang baik. Umumnya jamur tiram dibudidayakan dengan menggunakan media tanam berupa serbuk gergaji kayu sengon, yang ketersediaan serbuk gergaji tersebut tidak mudah didapati karena produksinya yang menurun. Sulitnya pasokan serbuk gergaji kayu sengon menyebabkan perlunya dilakukan penelitian tentang media tanam jamur alternatif. Pada penelitian ini memanfaatkan ampas tebu sebagai media alternatif dalam budidaya jamur tiram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan pengomposan ampas tebu dan variasi komposisi media terhadap terhadap produktivitas jamur tiram. Untuk mengukur produktivitas tersebut dilakukan pengukuran terhadap kecepatan pertumbuhan miselium, jumlah tubuh buah, diameter tudung, berat kering, total yield, dan efisiensi biologi. Kecepatan pertumbuhan miselium terbaik sebesar 0,680 cm/hari terdapat pada waktu pengomposan 12 hari dengan jumlah substrat ampas tebu 80% dengan C/N media 60%. Jumlah tubuh buah terbaik terdapat pada perlakuan pengomposan 4 hari dan variasi media serbuk gergaji:ampas tebu (40%:60%) dengan 9 tubuh buah dan diameter terbaik ada pada perlakuan pengomposan 12 hari dengan media 100% ampas tebu dengan diameter 8,138 cm. Berat kering, total yield dan efisiensi biologi terbaik terdapat pada media tanpa pengomposan dengan substrat 100% ampas tebu sebesar 8,322 gram, 148,106 gram, dan 123, 940%. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa perlakuan pengomposan tidak berpengaruh terhadap peningkatan total yield jamur tiram dan media dengan jumlah ampas tebu yang lebih banyak dapat meningkatkan produktivitas (total yield) jamur tiram.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: ampas tebu, jamur tiram putih, pengomposan, serbuk kayu sengon
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QK Botany
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: Mr Brayen Samuel Paendong
Date Deposited: 14 Oct 2020 01:30
Last Modified: 08 Jun 2021 02:41
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/4126

Actions (login required)

View Item View Item