PERAN BIOPORI TERHADAP KEANEKARAGAMAN MAKROINVERTEBRATA DAN LAJU KECEPATAN INFILTRASI AIR

31081183, ROSINTA SIDAURUK (2013) PERAN BIOPORI TERHADAP KEANEKARAGAMAN MAKROINVERTEBRATA DAN LAJU KECEPATAN INFILTRASI AIR. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31081183_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (367kB)
[img] Text (Skripsi Biologi)
31081183_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (976kB) | Request a copy

Abstract

Isu lingkungan yang perlu menjadi perhatian di kota diantaranya adalah terjadinya genangan pada saat hujan dan menurunnya ketersediaan air tanah. Timbulnya masalah tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor: pertama pesatnya pembangunan, kedua tingginya peningkatan jumlah penduduk, ketiga minimnya fasilitas infrastruktur dan keempat tingginya pemanfaatan air tanah. Dalam hal ini tentu diperlukan berbagai upaya pengelolaannya baik secara kebijakan administratif maupun aplikasi teknis. Teknologi lubang resapan biopori sangat tepat diterapkan di kota karena kondisi fisik kota yang mana umumnya memiliki persentase lahan kedap yang tinggi sedangkan biopori tersebut dapat dengan ukurannya yang relatif kecil sehingga dapat diaplikasikan pada lokasi lahan yang sempit. Lubang resapan biopori memiliki berbagai manfaat yaitu: mengurangi genangan, menambah ketersediaan air tanah dan mengurangi volume sampah organik. Penelitian dilakukan pada bulan April sampai Mei 2012. Penelitian ini dilakukan di desa Baciro, yogyakarta. Dilakukan proses pembuatan lubang dan diuji kecepatan infiltrasinya dan dikoleksi makroinvertebratanya dengan menggunakan metode Burles Tullgren, kemudian dimasukkan sampah organik yang sudah dicampur dengan bioaktifator, ke dalam lubang dan ditunggu selama 1 bulan. Setelah terbentuk lubang resapan biopori kemudian dilakukan uji infiltrasi dan diamati jenis makroinvertebratanya dengan menggunakan mikroskop binokuler, dan di indentifikasi dengan menggunakan buku Pengamatan serangga karangan Borror. Dari hasil penelitian pada kedua perlakuan non – biopori dengan lubang resapan biopori menunjukan lubang resapan biopori mampu meningkatkan laju kecepatan infiltrasi air dari 0.50(lt/mnt) menjadi 0.65(lt/mnt). Serta lubang resapan biopori mampu meningkatkan keanekaragaman makroinvertebrata tanah dari 34 individu menjadi 1557 individu. Dengan nilai diversitas pada non biopori 2.57 sedangkan pada biopori 2.05. sedangkan pada indeks nilai similaritas mencapai 0.31. hal ini menunjukan tingkat kemiripan yang rendah, rendahnya tingkat kemiripan pada non – biopori dan lubang resapan biopori dikarenakan adanya perlakuan yang berbeda pada kedua lubang sehingga mempengaruhi komunitas makroinvertebrata.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: ms priska lim
Date Deposited: 13 Nov 2020 03:51
Last Modified: 13 Nov 2020 03:51
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/3548

Actions (login required)

View Item View Item