PENGARUH PENAMBAHAN EM4 TERHADAP PENGOMPOSAN KARDUS BEKAS SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN JAMUR MERANG (Volvariella volvacea)

31091202, PRASETYA ADIGUNA (2013) PENGARUH PENAMBAHAN EM4 TERHADAP PENGOMPOSAN KARDUS BEKAS SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN JAMUR MERANG (Volvariella volvacea). Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31091202_Bab1_Bab5_Daftarpustaka.pdf

Download (5MB)
[img] Text (Skripsi Biologi)
31091202_Bab2-sd-Bab4_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Jamur merang (Volvariella volvacea) merupakan salah satu jamur pangan yang mempunyai rasa yang enak serta gizi yang tinggi. V. volvacea mengandung protein, vitamin dan logam-logam yang dibutuhkan oleh tubuh. Jamur merang umumnya tumbuh pada media yang mempunyai kandungan selulosa tinggi seperti pada tumpukan merang, sisa penggilingan padi, kapas, termasuk juga kardus. Budidaya jamur merang menggunakan media berupa kardus bekas diharapkan dapat mengurangi limbah di perkotaan, serta menambah nilai ekonomis dari kardus bekas itu sendiri. Effective Microorganism 4 (EM4) merupakan suatu campuran kultur bakteri yang dapat mempercepat perombakan bahan organik. Dalam penelitian ini, EM4 ditambahkan ke dalam media pertumbuhan V. volvacea yang berbahan baku kardus bekas pada saat proses pengomposan. Pembuatan media tanam dilakukan dengan 4 variasi penambahan EM4 dan variasi pengomposan, masing-masing perlakuan memiliki 3 kali ulangan. Komposisi media berupa kardus 85%, bekatul 10% dan dolomit5 %. Variasi penambahan EM4 yang dilakukan 0 ml/kg, 5 ml/kg, 10 ml/kg dan 15 ml/kg dan dilakukan lagi variasi pengomposan selama 0 hari, 2 hari, 4 hari, 6 hari dan 8 hari. Pengukuran suhu, kadar air dan pH pada media tanam dilakukan pada saat proses budidaya. Analisis data dilakukan menggunakan Anova, meliputi berat basah, berat kering dan jumlah tubuh buah. Perhitungan kadar protein juga dilakukan pada tubuh buah yang telah dikeringkan. Hasil analisis one way anova menunjukkan bahwa sebagian besar hasil panen tidak ada beda nyata. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa perlakuan penambahan EM4 10 ml/kg media dengan pengomposan selama 8 hari memiliki hasil yang paling optimal, dengan hasil berat basah 24,98 gram, berat kering 3 gram dan jumlah tubuh buah 4 buah. Nilai Biological Efficiency Ratio (BER) tertinggi pada perlakuan EM4 10 ml/kg dengan pengomposan media selama 8 hari yaitu 16,45%, sedangkan BER terendah adalah perlakuan EM4 0 ml/kg dengan pengomposan media selama 0 hari, yaitu 4,23%. Kadar protein paling tinggi terukur pada perlakuan dengan penambahan EM4 5ml/kg dengan pengomposan selama 6 hari, yaitu sebesar 23,05%.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: EM4, Jamur Merang, Volvariella volvacea, kardus
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QK Botany
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: Mr Brayen Samuel Paendong
Date Deposited: 11 Nov 2020 04:07
Last Modified: 11 Nov 2020 04:07
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/3479

Actions (login required)

View Item View Item