IBADAH SABTU MALAM BAGI PENCAPAIAN MISI GKJ GONDOKUSUMAN YOGYAKARTA

01062061, NOVIANTO NUR PAMUNGKAS (2012) IBADAH SABTU MALAM BAGI PENCAPAIAN MISI GKJ GONDOKUSUMAN YOGYAKARTA. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Teologi)
01062061_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Teologi)
01062061_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Ibadah adalah salah satu kegiatan gereja sekaligus aspek penting dalam kehidupan gereja. Disadari atau tidak, liturgi dan misi memiliki keterkaitan. Thomas Schattauer menyebutkan bahwa terdapat tiga bentuk kemungkinan relasi antara liturgi dan misi. Pertama adalah relasi “yang di dalam dan yang di luar”; relasi yang kedua adalah “yang di luar ke dalam”; dan relasi yang ke tiga adalah relasi “yang di dalam ke luar”. Ketiga relasi ini sekaligus menunjukkan paradigma misi seperti apa yang dipahami oleh gereja. Salah satu ibadah yang diselenggarakan oleh GKJ Gondokusuman adalah Ibadah Sabtu Malam. Ibadah ini mengambil bentuk ibadah ekspresif yang menonjolkan penggunaan musik kontemporer dan nyanyian rohani popular dalam ibadah. Menurut tinjauan latar belakangnya, Ibadah Sabtu Malam diselenggarakan untuk mengakomodir kebutuhan kaum muda akan ibadah bentuk ekspresif. Selain itu, Ibadah Sabtu Malam juga diselenggarakan sebagai jawaban atas tantangan yang terjadi pada waktu itu, yaitu munculnya gereja-gereja baru yang berbeda azas dan menggunakan bentuk ibadah ekspresif dalam setiap ibadahnya. Melihat keseluruhan pelaksanaan Ibadah Sabtu Malam GKJ Gondokusuman, ibadah ini belum memadai untuk menjadi sarana pelaksaan misi. Hal ini karena bagian-bagian dalam liturgi belum sepenuhnya terangkai menjadi satu keutuhan sebagaimana kaidah dalam penyusunan liturgi. Keutuhan dalam liturgi sangat penting agar jemaat mampu menghayati hakikat ibadah dan memaknainya dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian, berdasarkan pengalaman jemaat, bentuk dan unsur-unsur Ibadah Sabtu Malam dapat memberikan dorongan bagi mereka untuk melakukan misi. Karena itu, akan jauh lebih efektif jika Ibadah Sabtu Malam dipertahankan dengan mengevaluasi kembali pelaksanaan keseluruhan liturgi. Nantinya diharapkan GKJ Gondokusuman dapat mengambil bentuk Ibadah Sabtu Malam utuh dan sesuai dengan hakikat ibadah sehingga mampu menjadi sarana pelaksanaan misi gereja.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Misi gereja, GKJ Gondokusuman, Ibadah
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi
Depositing User: Ms Lea Destiany
Date Deposited: 07 May 2021 02:39
Last Modified: 07 May 2021 02:39
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/3477

Actions (login required)

View Item View Item