IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO PLASENTA PREVIA DI RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA

41110030, EDWINA NAOMI OCKTAVIANI SAMOSIR (2015) IDENTIFIKASI FAKTOR RISIKO PLASENTA PREVIA DI RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41110030_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (3MB)
[img] Text (Skripsi Kedokteran)
41110030_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Penyebab kematian ibu paling tinggi di Indonesia adalah penyebab obstetri langsung yaitu perdarahan 25%. Perdarahan antepartum merupakan kasus gawat darurat yang kejadiannya berkisar 3% dari semua persalinan, penyebabnya antara lain plasenta previa, solusio plasenta, dan perdarahan yang belum jelas sumbernya. Tujuan Penelitian: Menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan terjadinya plasenta previa di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta 2012-2013. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode adalah penelitian analitik observasional jenis studi kohort retrospektif. Sampel yang digunakan adalah Ibu hamil dengan usia kehamilan > 28 minggu sebanyak 100 responden yang terdiri dari 46 sampel mengalami plasenta previa dan 54 sampel tidak mengalami plasenta previa. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah purposive random sampling. Variabel independen penelitian ini adalah faktor risiko (umur ibu, paritas, riwayat abortus, riwayat SC, riwayat plasenta previa dan gemeli) dan variabel dependen adalah plasenta previa. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari rekam medik. Analisis data bivariat menggunakan chi square dan multivariate menggunakan regresi logistik. Hasil Penelitian : Hasil penelitian terhadap 100 responden, hasil uji statistik menggunakan chi square yaitu terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian plasenta previa dengan umur ibu hamil (p=0,001), paritas (p=0,001) serta riwayat abortus (P=0,026) sedangkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian plasenta previa dengan riwayat SC, riwayat plasenta previa dan gemeli. Hubungan gemeli dengan plasenta previa tidak dapat diuji dengan chi square karena 100% responden tidak ada yang gemeli. Berdasarkan analisis multivariat variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap plasenta previa adalah usia ibu hamil dengan hasil P=0,001; OR=16,278 dan (95% CI 3,338-79,385). Kesimpulan : Ada hubungan yang bermakna antara faktor risiko yang diteliti yaitu variabel (umur ibu, paritas dan riwayat abortus) dengan kejadian plasenta previa di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: plasenta Previa , Faktor Risiko
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > Prodi Kedokteran
Depositing User: ms maria sema - keluar
Date Deposited: 07 Aug 2020 03:22
Last Modified: 07 Aug 2020 03:22
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/2793

Actions (login required)

View Item View Item