DOA YESUS SEBAGAI TEKS RELASIONAL SEBUAH KRITIK SOSIO-RETORIK TERHADAP YOHANES 17: 1-26 DAN IMPLIKASINYA BAGI GERAKAN OIKOUMENE DI INDONESIA

01150016, Ruth Ivory Dewi (2019) DOA YESUS SEBAGAI TEKS RELASIONAL SEBUAH KRITIK SOSIO-RETORIK TERHADAP YOHANES 17: 1-26 DAN IMPLIKASINYA BAGI GERAKAN OIKOUMENE DI INDONESIA. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Teologi)
01150016_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Skripsi Teologi)
01150016_bab2-sd-bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kesatuan merupakan identitas Kelompok Yohanes di tengah perpecahan yang dihadapi. Kesatuan hanya dapat diwujudnyatakan jika Kelompok Yohanes saling berelasi antar anggota kelompok juga berelasi dengan Bapa dan Yesus. Relasi antara Bapa, Yesus dan para murid yang memuncak kepada kesatuan dinampakkan secara implisit di teks Doa Yesus dalam Yohanes 17: 1-26 terutama di ayat 21 “supaya mereka menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya bahwa Engkaulah yang mengutus Aku” (Yoh 17: 21). Maka untuk melihat relasi Bapa, Yesus dan para murid secara jelas dan disatukan dalam hal apa, perlu dilakukan penafsiran terhadap teks Doa Yesus. Penafsiran menggunakan metode sosio-retorik karena dapat mengakomodir teks dari berbagai aspek yaitu aspek sosial budaya yang melatarbelakangi munculnya teks, aspek retorika dalam teks, bahkan aspek ideologi dari penafsir. Menjadi menarik ketika memperhatikan relasi Bapa, Yesus dan para murid yang memuncak kepada kesatuan sebagai dasar pergerakan kesatuan gereja-gereja di Indonesia (Oikoumene). Tentu gerakan kesatuan gereja-gereja tidak bisa dilepaskan dari kesatuan mereka dengan kesatuan Bapa dan Yesus. Karena itu, hasil penafsiran kritik sosio-retorik terhadap relasi Bapa, Yesus dan para murid dalam teks Doa Yesus akan memiliki implikasi bagi gerakan Oikoumene di Indonesia.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: relasi, kesatuan, perpecahan, keberagaman, identitas, Doa Yesus, Yohanes 17, Bapa, Yesus, para murid, sosio-retorik, implikasi, gerakan Oikoumene, kelompok Yohanes
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BR Christianity
B Philosophy. Psychology. Religion > BS The Bible
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Teologi > Teologi
Depositing User: ms octa antarani-resign
Date Deposited: 14 Jan 2020 04:16
Last Modified: 11 Jun 2021 03:01
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/273

Actions (login required)

View Item View Item