KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI MOLUSKA DI KAWASAN MANGROVE KAMPUNG LAUT CILACAP

31130009, GRATIA WULAN POLONTOH (2017) KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI MOLUSKA DI KAWASAN MANGROVE KAMPUNG LAUT CILACAP. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Biologi)
31130009_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (3MB)
[img] Text (Skripsi Biologi)
31130009_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Segara anakan Cilacap merupakan laut yang dipisahkan oleh Pulau Nusakambangan dari Samudera Indonesia, sehingga merupakan suatu laguna yang dikelilingi oleh hutan rawa-mangrove dan dataran berlumpur. Segara Anakan mengalami tekanan yang besar yaitu tingginya laju sedimentasi dari daratan dan penebangan liar yang dapat mengakibatkan rusaknya hutan mangrove. Kondisi ini akan mengakibatkan turunnya produktivitas perairan dan secara tidak langsung mempengaruhi kondisi biota yang hidup di kawasan hutan mangrove seperti moluska. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi dan keanekaragaman moluska di ekosistem mangrove kampong laut Cilacap. Pada penelitian ini setiap stasiun penelitian dibuat tiga transek dengan panjang transek masing-masing disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Untuk setiap transek dibuat 4 plot dengan masing –masing plot berukuran 1x1m2. Analisis data menggunakan ANOVA dan Korelasi. Dari hasil penelitian ditemukan 2 kelas moluska yaitu Gastropoda dan Bivalvia. Pada kelas Gastropoda terdapat 7 famili dengan total 13 spesies, sedangkan pada kelas Bivalvia terdapat 3 famili dengan total 3 spesies. Berdasarkan jumlah spesies dan cacah individu ada perbedaan struktur komunitas moluska pada tiga lokasi penelitian. Cacah individu dan variasi jenis pada stasiun pemukiman merupakan yang tertinggi yaitu 893 individu dan 12 jenis Moluska, selanjutnya pada stasiun tertutup jumlahnya tergolong sedang yaitu 393 individu dan 9 jenis moluska sedangkan pada lokasi terbuka memiliki cacah individu dan variasi jenis yang terendah yaitu 204 individu dan 7 jenis moluska. Dari hasil penelitian setiap stasiun memiliki perbedaan karakteristik yaitu vegetasi, tipe substrat, dan perbedaan parameter fisik-kimia. Indeks diversitas tertinggi berada pada stasiun terbuka yaitu dengan nilai indeks 1,35, pada stasiun tertutup dengan nilai indeks 1,28 dan terendah pada stasiun pemukiman dengan nilai indeks 0,64. Berdasarkan hasil analisis korelasi faktor lingkungan fisik-kimia (Salinitas, pH air, dan pH Tanah) memiliki hubungan yang signifikan terhadap parameter cacah individu.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Mangrove, Moluska, Gastropoda, Bivalvia, Keanekaragaman
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Q Science > QL Zoology
Divisions: Fakultas Bioteknologi > Prodi Biologi
Depositing User: Mr Yoshua Dwi Oktavianus Putra - Keluar
Date Deposited: 16 Sep 2020 04:36
Last Modified: 16 Sep 2020 04:36
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/1958

Actions (login required)

View Item View Item