PERANCANGAN TERMINAL PENUMPANG BANDAR UDARA PANGLIMA BESAR JENDERAL SOEDIRMAN WIRASABA PURBALINGGA

61140103, Lolita Febriana Kusumastuti (2019) PERANCANGAN TERMINAL PENUMPANG BANDAR UDARA PANGLIMA BESAR JENDERAL SOEDIRMAN WIRASABA PURBALINGGA. Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Skripsi Arsitektur)
61140103_babawal_daftarpustaka.pdf

Download (20MB)
[img] Text (Skripsi Arsitektur)
61140103_babisi_lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112MB) | Request a copy

Abstract

Pada masa globalisasi ini, manusia dituntut untuk dapat berpindah tempat beberapa mil jauhnya dalam waktu yang cepat guna menyelaraskan berbagai aktivitasnya. Hal tersebut akan menjadikan manusia memiliki mobilitas yang tinggi, Mobilitas ke berbagai daerah jika hanya dilayani menggunakan transportasi darat maupun laut akan memakan waktu yang cukup lama, sehingga transportasi udara menjadi pilihan untuk membawa manusia dari suatu daerah ke daerah lain dengan cepat. Purbalingga dan kota sekitarnya merupakan kawasan perkotaan yang mempunyai struktur kota sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN), Pusat Kegiatan Wilayah (PKW), dan Pusat Kegiatan Lokal (PKL). Menurut Undang-Undang PERMENHUB Nomor PM 69 Tahun 2013 bahwa struktur kota yang memuat PKN, PKW, dan PKL dilayani oleh fasilitas bandar udara yang termasuk dalam hirarki bandar udara pengumpul (hub). Namun, belum terdapat sarana transportasi udara yang dapat dijangkau oleh masyarakat Purbalingga dan sekitarnya. Berdasarkan data survei yang didapat, Bandar udara yang sudah ada memiliki akses yang jauh dari lokasi Purbalingga. Selain masalah akses, bandara Tunggul Wulung yang berada di Cilacap sulit untuk dikembangkan sehingga perlu dibangun bandara baru yang memiliki akses mudah untuk dijangkau oleh masyarakat Purbalingga dan sekitarnya. Selain itu, Purbalingga belum masuk ke dalam SISTRANAS (Sistem Transportasi Nasional) uang menjadikan Purbalingga dan sekitarnya menjadi terisolir. Sementara itu, Purbalingga mempunyai banyak potensi seperti Industri, Pariwisata, dan Ekonomi. Untuk mengatasi masalah tersebut, didapatkan perancangan terminal penumpang bandar udara Lanud TNI AU Jenderal Besar Soedirman Wirasaba yang memiliki potensi untuk pengembangan bandara udara komersial. Perancangan terminal penumpang bandar udara Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan pendekatan arsitektur hijau akan mengurangi dampak kerusakan lingkungan sehingga menciptakan terminal penumpang bandar udara ramah lingkungan yang berkontribusi positif terhadap lingkungan yang berkelanjutan. Penerapan arsitektur hijau pada bangunan terminal penumpang menggunakan desain pasif yang memaksimalkan pencahayaan dan penghawaan alami

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Bandar Udara, Terminal Penumpang Bandar Udara, Arsitektur Hijau, Desain Pasif
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Fakultas Arsitektur dan Desain > Prodi Arsitektur
Depositing User: Mr Brayen Samuel Paendong
Date Deposited: 10 Sep 2020 01:44
Last Modified: 14 Jun 2021 01:52
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/1811

Actions (login required)

View Item View Item