SALLIE McFAGUE DAN VANDANA SHIVA (STUDI MENGENAI TEOLOGI EKOFEMINIS DARI SALLIE McFAGUE DAN VANDANA SHIVA)

50120320, DIANA NAINGGOLAN (2016) SALLIE McFAGUE DAN VANDANA SHIVA (STUDI MENGENAI TEOLOGI EKOFEMINIS DARI SALLIE McFAGUE DAN VANDANA SHIVA). Bachelor thesis, Universitas Kristen Duta Wacana.

[img] Text (Tesis Ilmu Teologi)
50120320_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf

Download (3MB)
[img] Text (Tesis Ilmu Teologi)
50120320_bab2-sd-bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Alam sedang mengalami kerusakan dan kesakitan luar biasa karena berbagai permasalahan lingkungan yang disebabkan ulah manusia. Survei dari Nature Conservancy, di Kalimantan Timur terdapat 39 ribu hektar hutan rusak dan lenyap dibakar untuk dijadikan perkebunan sawit dan tambang batu bara. Di Sumatera Utara: 75 % dari 170 ribu hektar hutan bakau sedang kritis akibat ulah manusia tidak bertanggung jawab. Kerusakan hutan tersebut menuntut perlunya redefenisi pola relasi antara manusia dengan sesama manusia, alam semesta dan keseluruhan ekosistem. Kelompok Ekofeminis melibatkan diri dalam mengusakan terbangunnya pemahaman dan spiritualitas yang mengakui ciri/nilai sakral alam semesta. Sallie McFague berupaya menemukan ciri sakral alam dengan membangun model/metafora tentang alam semesta/dunia sebagai The body of God (tubuh Allah). Vandana Shiva memandang perlunya memulihkan (mengembalikan) unsur-unsur feminim alam semesta dan penataan kembali kehidupan yang dijalankan berdasarkan prinsip feminim. Shiva membangun teologinya berdasarkan kosmologi tradisional Hindu yang memahami alam semesta sebagai Prakriti yaitu alam semesta sebagai prinsip yang feminin dan kreatif. Dialog pemikiran Sallie McFague dan Vandana Shiva membantu dalam menguraikan persoalan kerusakan hutan di Sumatera utara dan Kalimantan Timur. Penderitaan/kerusakan hutan sebagai tubuh Allah juga turut dirasakan oleh bagian tubuh Allah yang lainnya. Selain itu, nilai-nilai kearifan lokal mengenai hutan hendaknya dilestarikan sebagai upaya meningkatkan penghargaan terhadap hutan. Pemerintah sebagai pengambil kebijakan hendaknya menunjukkan keberpihakan pada upaya-upaya pelestarian melalui memperketat pengeluaran surat ijin penebangan hutan dan pemberian sanksi pada pelaku pembalakan liar.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Ekofeminis, Ekologi, Alam Semesta, Dunia, Tubuh, Prakritis, Patriarki, Dualisme, Hirarki, Pembangunan, Globalisasi, Neo-kolonialisme, Reduksionisme, Model, Metafora, Transendensi, Imanensi, Inkarnasi, Cosmic Christ, Christic Paradigm, Perempuan, Bumi, Hutan, Pengalaman, Konteks.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
B Philosophy. Psychology. Religion > BD Speculative Philosophy
Divisions: Fakultas Teologi > Magister Ilmu Teologi
Depositing User: ms priska lim
Date Deposited: 09 Jun 2020 02:25
Last Modified: 09 Jun 2020 02:25
URI: http://katalog.ukdw.ac.id/id/eprint/1442

Actions (login required)

View Item View Item