eprintid: 7688 rev_number: 9 eprint_status: archive userid: 504 dir: disk0/00/00/76/88 datestamp: 2023-08-08 02:47:09 lastmod: 2023-08-08 02:47:09 status_changed: 2023-08-08 02:47:09 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: anjelinamiyenfa22@gmail.com creators_name: , Anjelina Miyenfa creators_id: 31180174 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Rahardjo, Djoko contributors_name: Krismono, Krismono contributors_id: 0518026501 corp_creators: Universitas Kristen Duta Wacana title: ANALISA RISIKO KESEHATAN KROMIUM DALAM BERAS DI KECAMATAN PLERET ispublished: pub subjects: QH301 subjects: RA0421 divisions: bioteknologi full_text_status: restricted keywords: beras, kromium heksavalen, laju asupan kromium, risiko kesehatan abstract: Peningkatan pembangunan industri khususnya di kecamatan Piyungan meningkatkan pencemaran akibat limbah cair buangan dari industri salah satunya penyamakan kulit yang dibuang ke badan air namun belum melalui pengolahan secara efektif. Logam kromium yang menjadi pencemar pada akhirnya masuk kelingkungan terutama perairan hingga terakumulasi ke tanaman padi yang merupakan makanan pokok bagi masyarakat. Kromium heksavalen dapat terakumulasi dalam beras dapat menyebabkan gangguan kesehatan sehingga perlu dilakukan pengukuran kandungan kromium dan analisa risiko kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar kromium heksavalen yang terdapat dalam tiap jenis beras, mengetahui laju asupan kromium heksavalen pada masyarakat, dan Mengetahui pola konsumsi beras yang tercemar kromium heksavalen dapat meningkatkan risiko kesehatan bagi masyarakat di kecamatan Pleret. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Juni 2022 di Kecamatan Pleret, kabupaten Bantul yang mendapatkan aliran irigasi dari Sungai Opak. Sampel beras yang diambil dari petani yang ada di kecamatan Pleret sebanyak 60 sampel. Sampel dilakukan preparasi sebanyak 15 gram dan dilakukan analisis kandungan kromium heksavalen dalam air beras menggunakan spectrophotometer HACH DR 2700. Hasil konsentrasi kromium heksavalen dalam beras yaitu yaitu kisaran 0,072-0,667 mg/kg/hari dengan rerata konsentrasi 0,251 mg/kg/hari. Laju asupan kromium di Kecamatan Pleret masih berada di bawah ambang batas. Batas asupan harian kromium (Cr) yaitu 0.023 mg/kg/hari (US EPA, 2011). Tingkat risiko kesehatan non karsinogenik masih terbilang aman dengan nilai RQ < 1. Excess Cancer Risk (ECR) menunjukkan pajanan kromium heksavalen berpotensi menjadi kasus kanker karena nilai ECR > 1 x 10-4. date: 2023-03-11 date_type: published pages: 35 institution: Universitas Kristen Duta Wacana department: Biologi thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: Anjelina Miyenfa (2023) ANALISA RISIKO KESEHATAN KROMIUM DALAM BERAS DI KECAMATAN PLERET. Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana. document_url: https://katalog.ukdw.ac.id/7688/1/31180174_bab1_bab5_daftar%20pustaka.pdf document_url: https://katalog.ukdw.ac.id/7688/2/31180174_bab2%20s.d%20bab4_lampiran.pdf