TY - THES UR - https://katalog.ukdw.ac.id/6511/ EP - 68 KW - Astaxanthin KW - Hiperglikemia KW - Limbah udang vaname KW - Minyak kedelai KW - Streptozotosin PB - Universitas Kristen Duta Wacana TI - PENGARUH ANTIOKSIDAN ASTAXANTHIN DARI EKSTRAK LIMBAH UDANG VANAME (LITOPENAEUS VANNAMEI) MENGGUNAKAN MINYAK KEDELAI TERHADAP PENURUNAN GLUKOSA DARAH MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOSIN N2 - Limbah udang vaname (L. vannamei) mengandung senyawa aktif berupa astaxanthin. Astaxanthin adalah pigmen golongan karotenoid berwarna merah yang memiliki aktivitas antioksidan 10 kali lebih tinggi dibandingkan dengan β-carotene dan 80 kali lebih besar dibanding dengan α-tokoferol sehingga memiliki kemampuan dijadikan sebagai obat anti-inflamasi, anti-kanker, jantung, hiperglikemik dan diabetes. Ekstraksi astaxanthin pada penelitian ini dilakukan menggunakan minyak kedelai karena availibilitasnya yang tinggi dan harga yang terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antioksidan astaxanthin dari ekstrak limbah udang vaname (L. vannamei) menggunakan minyak kedelai terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit (Mus musculus) yang diinduksi streptozotosin. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 5 kelompok perlakuan yaitu, kontrol positif (gibenklamid 5 mg/kg BB), kontrol negatif (akuades), pemberian ekstrak limbah udang vaname (L. vannamei) dengan dosis 10 mg/kg BB, 15 mg/kg BB, dan 20 mg/kg BB. Perlakuan terapi diberikan setiap hari selama 14 hari secara oral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak limbah udang vaname (L. vannamei) menggunakan minyak kedelai mampu menurunkan kadar glukosa darah mencit yang mengalami hiperglikemia. Dosis ekstrak limbah udang vaname (L. vannamei) menggunakan minyak kedelai yang mampu menurunkan kadar glukosa darah yang efektif yaitu dosis 20 mg/kg BB. M1 - skripsi ID - katalog6511 Y1 - 2021/11/27/ A1 - 31170141, Angelita Abri Berliani KY AV - restricted ER -