@phdthesis{katalog3926, author = {SUMPENI 31081140}, year = {2012}, title = {PEMANFAATAN DAUN PISANG KERING ATAU KELARAS SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN JAMUR MERANG (Volvariella volvacea)}, school = {Universitas Kristen Duta Wacana}, month = {June}, keywords = {Jamur merang, Media pertumbuhan, Daun pisang kering}, url = {https://katalog.ukdw.ac.id/3926/}, abstract = {Jamur merang merupakan salah satu jamur konsumsi yang mengandung gizi relatif tinggi, mudah dibudidayakan, dan mempunyai prospek sangat baik untuk dikembangkan. Daun pisang kering atau kelaras merupakan salah satu bagian dari pohon pisang yang jarang diperhatikan keberadaannya dan mempunyai kandungan nutrisi cukup tinggi. Pemanfaatan kelaras sebagai media pertumbuhan jamur merang dapat mengurangi limbah pertanian. Tingginya kandungan protein, hemiselulosa, dan lignin pada kelaras menjadikan media ini baik untuk pertumbuhan jamur merang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi komposisi kelaras yang baik untuk pertumbuhan jamur merang. Penelitian dilakukan pada bulan Februari- Maret tahun 2012. Lokasi penelitian di kebun budidaya jamur kelompok Tani Lestari Makmur yang berada di dusun Polaman, Argorejo, Sedayu, Bantul, Yogyakarta. Pembuatan media tanam jamur merang terdiri dari 6 perlakuan komposisi kelaras 0\%, 17\%, 34\%, 51\%, 68\%, dan 85\%, dengan lima kali ulangan. Analisis data menggunakan anova untuk melihat pengaruh berbagai perlakuan komposisi kelaras terhadap berat basah, berat kering, jumlah tubuh buah, dan Biological Efficiency Ratio (BER). Selain itu juga digunakan uji korelasi untuk melihat ada tidaknya pengaruh faktor fisik dan kimia yaitu suhu, pH, dan kadar air media jamur terhadap Biological Efficiency Ratio (BER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan komposisi kelaras 68\% dan jerami 17\% merupakan variasi komposisi media dengan hasil berat basah, berat kering, dan jumlah tubuh buah yang optimal, masing-masing yaitu 90,68 gram, 7,01 gram, dan 14 buah, selama lima kali panen. Nilai Biological Efficiency Ratio (BER) optimal mencapai 9,068\% pada perlakuan komposisi kelaras 68\% dan jerami 17\%. Kelaras dapat dimanfaatkan sebagai media pertumbuhan jamur merang, komposisi media yang optimal untuk hasil panen dan BER yaitu komposisi kelaras 68\% dan jerami 17\%.} }