eprintid: 3274 rev_number: 13 eprint_status: archive userid: 32 dir: disk0/00/00/32/74 datestamp: 2020-12-14 02:23:29 lastmod: 2020-12-14 02:23:29 status_changed: 2020-12-14 02:23:29 type: thesis metadata_visibility: show contact_email: repository@staff.ukdw.ac.id creators_name: 01072144, HAROLY CHUNDRAT DARAKAY creators_id: darakayh@yahoo.com contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Hehanussa, Jozef M.N. corp_creators: Universitas Kristen Duta Wacana title: MEMBANGUN HIDUP BERSAMA PASKA KONFLIK (STUDI ATAS NILAI-NILAI YANG DIWARISKAN LASKAR JIHAD DAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ARU, MALUKU). ispublished: pub subjects: BP subjects: BR subjects: GT divisions: pend_teologi full_text_status: restricted keywords: Hidup Bersama, Laskar Jihad, Eksklusifitas, Kesenjangan Sosial, Agama, Kearifan Lokal, Jel Ja Kaka, Masyarakat Aru, globalisasi, Injil Yohanes abstract: Membangun hidup bersama yang damai dan harmonis dalam suatu masyarakat tentu merupakan dambaan semua manusia, tak terkecuali masyarakat Aru, Maluku. Sayangnya harapan tersebut belum menjadi nyata dalam konteks masyarakat Aru sendiri. Kerusuhan horisontal yang terjadi beberapa tahun silam masih membekas dalam bentuk nilai-nilai ekslusifitas dan permusuhan antara agama. Laskar Jihad yang merupakan salah satu aktor kerusuhan tersebut kala itu menyebarkan pengaruhnya kepada umat Islam di Aru seperti eksklusifitas, permusuhan yang dilandasi oleh paham syari’ah Islam versinya. Kini, meskipun Laskar Jihad telah bubar namun nilai-nilai yang pernah ditawarkannya masih diwariskan oleh masyarakat Islam Aru hingga hari ini. Pada saat bersamaan nilai-nilai lokal yang pernah menjadi landasan hidup bersama orang Aru juga mulai dilupakan oleh sebagian besar masyarakat Aru sendiri, satu sisi oleh kuatnya nilai-nilai yang diwariskan Laskar Jihad, sisi lain karena pengaruh modernisasi dan globalisasi. Akibatnya tidak ada lagi semangat untuk membangun kehidupan bersama yang damai dan harmonis. Kesenjangan sosial dengan sekat agama kian hari kian melebar. Kendati demikian, masih ada harapan untuk memulai suatu peradaban yang baru, yang damai dan harmonis yaitu melalui penghidupan kembali kearifan lokal yang masih dipertahankan oleh sebagian masyarakat Aru. Jel Ja Kaka sebagai salah satu kearifan lokal tidak membatasi relasi sosial dengan sekat agama apa pun, sebaliknya Jel Ja Kaka sangat menjunjung tinggi nilai kebersamaan, kekeluargaan dan toleransi. Menarik juga bahwa ternyata kearifan lokal tersebut tidaklah bertentangan dengan iman Kristen. Kisah tentang pelayanan Yesus dalam teks Injil Yohanes 2:1-11, memberi suatu penegasan bahwasannya misi Tuhan Yesus di dunia tidak bertentangan kearifan lokal suatu masyarakat selama ada sikap kritis dan dialogis. Bahkan Tuhan Yesus mengakui eksistensi kearifan lokal sebagai sarana untuk mengakrabkan relasi sosial suatu masyarakat termasuk Jel Ja Kaka dalam masyarakat Aru. date: 2014-02 date_type: published pages: 61 institution: Universitas Kristen Duta Wacana department: Teologi thesis_type: skripsi thesis_name: other citation: 01072144, HAROLY CHUNDRAT DARAKAY (2014) MEMBANGUN HIDUP BERSAMA PASKA KONFLIK (STUDI ATAS NILAI-NILAI YANG DIWARISKAN LASKAR JIHAD DAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ARU, MALUKU). Final Year Projects (S1) thesis, Universitas Kristen Duta Wacana. document_url: https://katalog.ukdw.ac.id/3274/1/01072144_bab1_bab5_daftarpustaka.pdf document_url: https://katalog.ukdw.ac.id/3274/2/01072144_bab2-sd-bab4_lampiran.pdf